Memilih Semen Instan Monas 270 Render Terbaik

Dalam pembangunan rumah atau kebutuhan konstruksi bangunan, tentu Anda akan membutuhkan semen. Untuk hasil yang lebih baik, sebaiknya Anda menggunakan semen instan dengan kualitas terbaik. Seperti misalnya Semen Instan Monas 270 Render, yang bisa menjadi pilihan tepat bagi Anda yang sedang membangun rumah atau bangunan lainnya.

Karena jenisnya instan maka jenis semen yang satu ini bisa langsung diaplikasikan, tanpa harus menggunakan bahan campuran apapun lagi. Semen instan ini bisa dipakai untuk apa saja, misalnya pemasangan aci dinding, batu bata, keramik, plester, dan sebagainya. Memakai semen instan Monas 270 untuk membangun/renovasi rumah akan menjadi pilihan terbaik.

Memilih Semen Instan Monas 270 Render yang Terpercaya

Pembangunan atau renovasi rumah tentu harus dengan material bahan yang terpercaya, supaya hasilnya lebih tahan lama dan pondasi rumah tidak mudah rusak. Untuk itu, dalam hal pemilihan jenis semen sebaiknya Anda menggunakan semen yang terbaik yaitu jenis mortar atau semen instan. Karena pemilihan bahan terbaik pada semen ini, akan berpengaruh pada usia rumah itu sendiri.

Masa renovasi rumah tergantung pada bahan bangunan yang digunakan. Secara umum, jika usia bangunannya masih sebentar maka kebutuhan renovasi hanya sebatas di pengecetan saja. Misalnya pada tembok yang warnanya sudah kusam atau catnya mulai mengelupas. Untuk usia rumah yang sudah cukup lama dari pembangunan, tentu membutuhkan renovasi yang lebih seperti misalnya perbaikan pada sambungan atap, dinding yang mulai retak, hingga pergantian genteng.

Untuk pembangunan atau renovasi rumah, Anda bisa menggunakan semen instan saja misalnya semen dari produk Semen Instan Monas 270 Render. Usia rumah Anda akan menjadi lebih panjang, penggunaannya lebih efektif dan efisien, dan biayanya lebih ekonomis.

Kini, lebih banyak orang atau kontraktor yang lebih memilih untuk menggunakan semen instan saja. Karena banyak kelebihan dari produk semen instan tersebut. Misalnya proses pengeringannya lebih cepat dibanding semen biasa. Sehingga proses pengerjaannya pun akan menjadi lebih cepat.

Salah satu merk terbaik dari semen instan atau mortar ini adalah semen Monas 270. Biasanya jenis semen instan Monas 270 tersebut dipakai untuk keperluan finishing. Adonan semennya bisa dipakai pada permukaan dinding pada bata ringan, atau AA block. Selain itu semen mortar tersebut juga bisa digunakan untuk membuat bahan acian.

Cara Menggunakan Semen Instan

Dalam hal penggunaannya, semen instan hanya perlu ditambah dengan air tanpa ada bahan campuran apapun lagi. Dalam pemakaiannya, yang perlu Anda perhatikan adalah perbandingan takaran ataupun rasio, diantara jumlah semen dengan jumlah air. Takaran diantara air dan semen tersebut akan memengaruhi tingkat kekerasan pada adonannya.

Hal itu juga bisa memengaruhi kualitas pada daya tahan semen pada struktur bangunan itu sendiri. Untuk proses renovasi rumah contohnya dalam memplester dinding yang ada di kamar mandi, membutuhkan kekuatan dari lapisan yang lebih baik supaya tak ada bocor/rembes di dinding tersebut. Perbandingannya pun akan menjadi lebih besar.

Selain itu biasanya akan ditemukan juga kesalahan dalam proses mencampurkan air dengan semen. Akibatnya, adonan menjadi tak sesuai sehingga semen bisa menjadi terlalu keras atau bahkan terlalu cair.

Untuk itu, lakukan pencampuran bahan dengan takaran yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Misalnya dalam hal merenovasi kamar mandi, kamar tidur, atau pada dinding yang ada di luar rumah. Kualitas dari adonan semennya pun tidak sama. Maka Anda harus lebih memerhatikan pencampuran bahan tersebut, sebelum mulai menggunakan semen instan monas tersebut.

Kelebihan Semen Instan Monas 270

Berikut ini beberapa kelebihan dari semen instan monas 270 render yang harus Anda ketahui:

  1. Kemasannya Besar

Jika dilihat dari kemasannya, produk semen instan Monas 270 ini terbilang besar. Dikemas dengan isi 50 Kg menggunakan plastik woven yang sudah aman. Bagi konstruksi bangunan besar yang memerlukan semen instan, produk ini bisa menjadi pilihan yang tepat.

  1. Hanya Butuh Sedikit Air

Karena tak butuh bahan campuran lainnya, maka bahan campurannya hanya menggunakan air saja. Namun, kebutuhan airnya pun tidak banyak. Untuk kebutuhan air pada pemakaian semen Monas 270, hanya sekitar 10-12 lt saja per sak.

  1. Hasil Akhir yang Terbaik

Dinding yang dibuat dengan memakai produk semen instan monas ini, akan memperoleh hasil yang baik. Hasilnya akan menjadi lebih halus dan juga lebih tebal, dengan tingkat ketebalan sekitar 5-8 mm saja.

  1. Kualitas Dinding Kuat

Selain hasil akhir yang baik, dinding yang diaplikasikan dengan semen instan monas 270 tersebut juga akan memiliki kualitas dinding yang kuat.

Itulah beberapa kelebihan yang dimiliki oleh semen instan Monas 270 Render, yang bisa Anda gunakan untuk kebutuhan bahan bangunan misalnya dalam merenovasi atau membangun rumah.

6 Alasan Menggunakan Semen Instan Atau Mortar

Semen adalah bahan utama dalam konstruksi bangunan. Fungsi semen sendiri sebagai perekat bahan bangunan lainnya seperti beton, batu bata atau batu. Saat ini banyak sekali yang menggunakan semen instan atau biasa dikenal dengan mortar. Ada banyak alasan menggunakan semen instan ketimbang semen biasa.

Jenis semen ini sendiri terdiri atas campuran bahan berupa pasir, zat adiktif, filter, semen dan komposisi tertentu. Kelebihan dari jenis semen ini bisa pula Anda simak sebagai berikut :

  1. Hemat Biaya dan Waktu

Salah satu alasan menggunakan semen instan diantaranya adalah irit waktu. Paling tidak Anda bisa menghemat 30 persen waktu Anda lebih cepat dibandingkan memakai semen biasa. Dalam pembuatan semen biasa perlu penambahan bahan tertentu sehingga menambah waktu pengerjaan.

Berbeda dengan semen instan yang hanya membutuhkan penambahan air dalam pengaplikasiannya.  Semen instan hanya perlu diaduk dengan air lalu sudah siap untuk dijadikan sebagai perekat.

Sementara dalam membuat semen biasa Anda perlu melewati tahapan pengeringan, penggilingan hingga pembentukan klinker. Kira-kira ada lima tahapan yang perlu dilewati jika memakai semen konvensional.

Dari segi biaya lebih terjangkau memakai semen mortar dibanding konvensional. Bahan yang Anda butuhkan hanya air. Sementara semen biasa membutuhkan banyak sekali bahan pendukung agar bisa diaplikasikan,

Saat menggunakan semen instan ada baiknya melakukan kalkulasi penghitung semen. Dengan begitu Anda bisa memperhitungkan kebutuhan semen yang tepat untuk bangunan yang sedang dibangun.

  1. Mudah Disimpan

Kelebihan dari jenis semen ini adalah kemudahan dalam penyimpanan ketimbang semen konvensional. Semen jenis ini umumnya disimpan dalam bentuk sak sehingga Anda bisa menatanya secara rapi.

Menggunakan semen instan juga membuat area proyek menjadi lebih bersih. Pasalnya tidak akan ada bahan bangunan yang berserakan seperti pasir atau kerikil yang umumnya digunakan dalam membuat semen konvensional.

Lingkungan kerja yang rapi dan bersih juga meningkatkan kinerja pegawai di sekitarnya. Pekerjaan bisa diselesaikan secara cepat dan teratur. Penyimpanan semen instan juga tak butuh tempat yang terlalu luas karena dapat disusun secara vertikal.

  1. Mudah Diaplikasikan

Alasan menggunakan semen instan lainnya adalah kemudahan pengaplikasian. Jenis semen ini tak perlu Anda tambahkan bahan lainnya. Kepraktisan menjadi jaminan dalam menggunakan mortar. Anda bisa pula mengaplikasikan ke berbagai jenis bangunan mulai dari rumah hingga bangunan bertingkat.

  1. Daya Rekat Tinggi

Keunggulan lainnya dari semen ini adalah memiliki daya rekat tinggi. Biarpun instan namun hasil rekatnya kuat sama halnya memakai semen konvensional. Kualitas Terjamin

Bila memakai mortar maka kualitas dari perekat jauh lebih baik dan konsisten. Hal ini karena penyusun semen instan sendiri didukung oleh tenaga ahli di bidangnya. Mutu produknya tentu terjamin.

Apabila menggunakan semen konvensional ada kemungkinan takaran tidak sesuai sehingga hasil semen tidak sama satu dengan lainnya. Alhasil semen yang dihasilkan pun tidak homogen.

Daya rekat yang tinggi dan kuat juga mendukung kekokohan bangunan serta menghindari kebocoran atau retakan pada bangunan. Mortar memiliki ketahanan yang lebih baik bahkan terhadap kadar sulfat yang tinggi.

  1. Hasil Akhir Rapi

Dikarenakan sudah ada standarnya maka hasil dari mortar lebih rapi. Hasil akhirnya lebih estetis dan rapi. Alasan menggunakan semen instan adalah mampu menghasilkan plesteran yang lebih halus ketimbang semen biasa.

Mortar didukung dari penggunaan material yang memakai campuran berstandar tinggi. Apabila memakai semen konvensional tekstur plesteran tak jarang kurang halus.

Hal ini bisa disebabkan kurang halusnya proses penggilingan campuran semen. Adapun resiko bahan yang belum tercampur dengan benar namun sudah diaplikasikan sebagai plesteran.

  1. Tersedia Dalam Berbagai Pilihan

Kelebihan lainnya dari mortar adalah memiliki banyak sekali pilihan. Salah satunya yang disediakan oleh semen Monas. Terdapat lima jenis mortar yang dimiliki semen Monas diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Monas 138  atau biasa dikenal sebagai ThinBed. Jenis semen ini biasa dipakai untuk bata ringan dengan ketebalan 3 mm.
  • Monas 238 disebut pula dengan Plaster Max. mortar ini biasa dipakai pada plesteran dinding. Umumnya juga digunakan untuk pemasangan bata ringan serta bata merah
  • Monas 338 dikenal pula dengan sebutan Skim Coat yang dipakai sebagai pelapis dinding. Anda bisa menggunakan semen ini untuk pelapis beton.
  • Monas 538 atau sering dikenal sebagai Tile Adhesive. Semen ini dipakai untuk pengerjaan pemasangan keramik pada dinding maupun lantai bangunan
  • Monas 580 atau Tile on Tile Adhesive digunakan untuk Homogenous Tile yakni pemasangan keramik di atas keramik

Semen Monas hadir dengan standar kualitas tinggi dan telah lulus hasil uji oleh Puslitbang kementerian PUPR. Anda bisa menyimak hasil ujinya pada nomor laporani : 139-B/LHU/Lb-14/2019.

Itulah beberapa alasan menggunakan semen instan. Semoga bisa menjadi bahan pertimbangan Anda kedepannya.

Tips Memilih Semen Mortar untuk Plester

Konstruksi bangunan baik di desain rumah hunian ataupun bangunan berskala besar bisa dipastikan membutuhkan produk semen mortar. Mortar memang dikenal sebagai produk semen berbeda karena memiliki karakteristik lebih cepat kering dibandingkan semen biasanya.

 

Maka dari itu, banyak developer menggunakannya untuk membangun konstruksi di skala besar. Sehingga ada beberapa tips terbaik untuk menentukan produk mortar untuk plester dinding lebih kuat dan kokoh.

Memilih Semen Mortar yang Baik

Memiliki Logo 

Sudah pasti dari setiap produk mortar untuk kebutuhan plester wajib memiliki standar nasional atau SNI Banyak kualitas semen terbaik sudah berlabel SNI, sehingga ada beberapa poin penting bisa didapatkan terutama pada kualitas semen. Logo SNI menjadi kebutuhan penting karena memperlihatkan kelayakan mortar, kemudian spesifikasinya juga sudah layak untuk beragam kebutuhan termasuk pada proses plester dinding ataupun bagian lainnya..

 

Lihat Tekstur dan Warna Semen

Memang tidak mudah melihat tekstur mortar sebelum digunakan. Namun, ada baiknya Anda mencoba melihat beberapa contoh produk eceran mortar yang tersedia saat itu. Cek tekstur dan warna semen, karena untuk tekstur terbaik untuk mortar ini memiliki karakter lebih lembut dan mirip seperti butiran debu.

Sedangkan dari warnanya juga terlihat abu-abu serta ada unsur warna kehijauan. Sebisa mungkin Anda menghindari tekstur semen mortar yang sudah sedikit membantu ataupun keras. Kemudian, dari warnanya jangan terlalu gelap karena beberapa kandungan penting di dalam mortar sudah tidak bisa dimaksimalkan untuk proses plester.

 

Usia Semen Mortar

Ada baiknya dari setiap produk mortar memiliki kriteria usianya yang masih baru diproduksi. Ada jangka waktu produksi dan juga pengiriman membuat kualitas semen jadi berkurang. Untuk itulah mayoritas semen akan dikemas sesuai prosedur, kemudian beratnya juga hampir sama. Dari sinilah usia semen harus dicermati kembali. Jangan sampai Anda mendapatkan semen dengan usia sudah cukup lama tersimpan di dalam gudang.

 

Cek Penyimpanan Semen Mortar

Kualitas dari tempat penyimpanan produk semen mortar juga menjadi bahan pertimbangan akan kualitasnya. Hingga sekarang produk mortar ini sangat diandalkan untuk plester dinding. Bahkan untuk kriteria tempat penyimpanan mortar harus benar-benar sesuai kriteria dan tidak terlalu lembab.

Perubahan suhu akan membuat tekstur semen menjadi kurang baik. Bahkan nantinya akan berdampak besar pada perubahan kualitas semen untuk kebutuhan plester.

 

Cek Kemasan Semen Mortar

Berikutnya pastikan juga akses produk mortar dari kemasannya. Tidak hanya mengecek dari logo SNI saja, namun kelengkapan informasi baik itu berat semen, dan juga kesempurnaan kemasan semen akan membuahkan manfaat mengenai standar kualitas kemasan semen. Perubahan dan pengembangan kemasan semen mortar sangatlah menguntungkan bagi konsumen. Sehingga ada beberapa poin penting untuk mencermati kualitas kemasan semen lebih maksimal.

 

Melihat Daftar Merk Semen Paling Banyak Dibeli

Jika kita melihat berbagai daftar merk serta kualitas semen memang selalu diperhatikan sebelum membeli produk mortar. Cek daftar merk terbaik mortar, kemudian di dalam kualitasnya benar-benar mampu memberikan sarana tepat untuk semua konsumen untuk mendapatkan produk paling umum dibeli serta kualitasnya lebih baik.

 

Menentukan produk semen mortar bisa dipastikan membuahkan sarana-sarana paling tepat untuk plester dinding dan bagian lainnya. Untuk itulah konsep penggunaan mortar yang lebih cepat kering dibandingkan semen biasa. Bahkan sekarang penggunaan mortar untuk kebutuhan plester sudah mendominasi, sehingga harganya pun tidak jauh berbeda meskipun kualitasnya hampir sama di beberapa merk mortar.

 

Tips Menggunakan Semen Mortar Dan Batu Bata Ringan Untuk Bangunan

Untuk menghemat proses pembangunan rumah Anda bisa menggunakan bahan semen instan yang berkualitas unggulan. Untuk itu Anda memerlukan tips menggunakan semen mortar dan batu bata ringan untuk bangunan agar bisa mengaplikasikannya dengan baik dan tepat. Jika Anda mampu mengaplikasikannya dengan baik, maka bangunan akan kuat dan tahan lama.

 

Inilah tips menggunakan semen mortar dan batu bata ringan untuk bangunan

Semen mortar dan batu batu bata ringan merupakan komposisi bahan bangunan yang bisa dibilang unggulan. Selain mudah dalam pemasangan, bahan ini sudah memiliki komposisi bahan yang pas, Anda hanya perlu mencampurkannya dengan sedikit air saja. Namun saat mengaplikasikannya, Anda perlu memperhatikan tips menggunakan semen mortar dan batu bata ringan dibawah ini agar sesuai.

  1. Pastikan komposisi air pada mortar telah sesuai

Mortar merupakan bahan semen instan yang sudah memiliki komposisi yang lengkap. Dengan begitu Anda tidak perlu mencampurnya lagi dengan bahan lain seperti pasir atau yang lainnya. Anda hanya perlu mencampurkan mortar dengan komposisi air yang pas. Untuk komposisi penggunaan air dan mortar yang ideal adalah 1:2. Pastikan bentuk adukannya kental dan tidak cair.

  1. Rendam batu bata ringan 1 jam sebelum digunakan

Untuk bisa menjaga kualitas batu bata ringan agar tidak mudah retak dan bisa tetap kokoh diperlukan kelembaban yang pas. Untuk menjaga kelembaban tersebut sebaiknya Anda rendam batu bata ringan di dalam tangki berisikan air. Cara ini akan membuat kualitas batu bata ringan lebih bagus dan mudah dipasang. Dengan begitu maka bahan bangunan akan tetap terjamin kualitasnya.

 

  1. Buatlah ketebalan pemasangan sekitar 1-3 mm

Saat memasang batu bata, disarankan untuk memperhatikan ketebalan semen yang digunakan. Ketebalan semen tidak boleh melebihi 1-3 mm. Pemakaian semen yang berlebihan akan membuat semen terjatuh sia-sia selama proses pengeringan. Kondisi ini bisa membuat dinding menjadi tidak rata. Hal akan menyulitkan proses plesteran nantinya. Untuk itu perhatikan ketebalan semen dengan tepat.

 

  1. Buatlah garis untuk pedoman pemasangan

Untuk mempermudah proses pemasangan nantinya, sebaiknya Anda buatlah garis pedoman terlebih dahulu. Garis ini dibuat sebagai pengikat antara lapisan batu bata ringan agar bisa tetap kokoh. Banyak sekali cara pemasangan garis pedoman yang bisa Anda tiru, namun kebanyakan yang sering digunakan adalah bentuk setengah batu bata. Dimana garis dipasang pada posisi tengah batu.

 

  1. Basahi batu bata ringan sebelum memulai proses plesteran

Setelah proses pemasangan selesai, Anda harus menunggu beberapa saat terlebih dahulu sampai semen benar-benar kering sebelum memulai proses plesteran. Satu hari sebelum melakukan plesteran, basahi dinding terlebih dahulu. Saat ingin memulai proses plesteran Anda juga harus membasahi permukaan dinding terlebih dahulu baru memulai proses plesterannya.

 

  1. Tetap basahi bagian dinding selama 3 hari berturut-turut

Air merupakan komponen yang penting untuk meningkatkan kekuatan semen dan menjaga proses plesteran bisa selesai dengan tepat. Basahi dinding sehari sekali selama kira-kira 3 hari. Proses ini penting dilakukan agar dinding tidak mudah retak dan bisa digunakan untuk jangka waktu yang lama.

 

Demikianlah tips menggunakan semen mortar dan batu bata ringan yang tepat. Dengan adanya panduan ini, Anda bisa lebih memperhatikan proses pemasangannya agar hasilnya pun bisa memuaskan. Selain itu Anda tidak boleh memasang bahan bangunan secara buru-buru, karena memang membutuhkan waktu yang cukup lama untuk memastikan kualitasnya agar tetap kokoh dan tidak mudah rusak.