Semen Instan – Monas 138 – ThinBed

Semen instan yang digunakan  sebagai perekat bata ringan (AAC) pada konstruksi bangunan, Dibuat dengan komposisi yang tepat dengan perpaduan material pilihan dan homogen.

Seiring dengan semakin banyaknya proyek konstruksi di berbagai daerah di Indonesia, penggunaan semen instan semakin umum digunakan. Bahan ini paling sering digunakan oleh pekerja konstruksi sebagai pengikat  blok batu, beton dan batu bata saat mengerjakan proyek konstruksi. Namun, dari sekian banyak semen instan  yang beredar di pasaran, MONAS 138 Thin Bed begitu populer di kalangan pekerja konstruksi. Hal tersebut tidak lain dikarenakan kelebihan yang dimilikinya. Adapun kelebihan yang dimiliki produk ini antara lain adalah sebagai berikut:

 

Keunggulan Monas 138 – ThinBed  – Perekat bata Ringan :

  1. Hemat waktu

Dibandingkan dengan produk lainnya yang sejenis, produk ini lebih cepat merekat sehingga Anda tidak perlu menunggu lebih lama untuk mengerjakan proses konstruksi selanjutnya. Dengan waktu rekat yang lebih cepat, proyek konstruksi khususnya yang berskala besar bisa lebih cepat selesai sehingga akan menghemat biaya untuk pekerja bangunan.

  1.   Adukan terasa lebih ringan

Pada saat produk ini dicampurkan dengan air, Anda perlu mengaduknya agar tercampur rata sehingga siap digunakan. Pada tahap ini,  ketika campuran diaduk maka adukan akan terasa ringan sehingga Anda tidak perlu mengeluarkan banyak tenaga. Selain hemat tenaga, produk ini juga bisa menghemat waktu serta biaya konstruksi.

  1.   Hasil yang lebih rata dibanding produk lain

Dibandingkan dengan produk lain yang serupa, produk ini mampu menghasilkan hasil akhir berupa dinding dengan lapisan yang lebih rata dan rapi berkat ketebalan perekatnya yang mencapai 3 mm.

Kemasan          : Sak Kertas / plastik 40 Kg

Kebutuhan air : 9 s/d 10 Liter / sak 40 Kg.

 

Daya sebar ( coverage ) Monas 138 – ThinBed – Perekat bata Ringan :

  • ± 13 m²  / Sak 40 Kg pada bata ringan 7,5 cm ( Tebal Aplikasi 3mm ).
  • ± 10 m²  / Sak 40 Kg pada bata ringan 10 cm ( Tebal Aplikasi 3 mm ).

Selain kelebihan-kelebihan di atas, produk ini juga memiliki keunggulan lain yang patut Anda perhitungkan terutama dalam hal kemasan. Jika Anda penasaran dengan keunggulan produk mortar ini maka berikut beberapa keunggulan yang dimiliki oleh mortar MONAS jenis ini.

  1.   Bentuk bubuk

Dengan bentuknya yang berupa bubuk atau serbuk maka produk ini akan lebih tahan lama dibandingkan dengan produk yang lain. Bentuk bubuk membuat mortar ini memiliki kadar air yang sangat rendah sehingga lebih tahan lama. Selain itu, bentuk bubuk juga membuatnya lebih mudah dikemas dan di pindahkan dimanapun terutama saat berada di luar ruangan.

  1.   Kemasan praktis

Produk ini dikemas menjadi 2 jenis yaitu kemasan 40 kg dan 50 kg. Hal ini ditujukan agar Anda bisa memilih kemasan yang sesuai dengan kebutuhan. Proyek konstruksi besar tentu saja membutuhkan kemasan yang berukuran besar semntara jika Anda hanya mengerjakan proyek konstruksi kecil seperti membangun rumah sendiri maka kemasan kecil tentu menjadi pilihan yang lebih terjangkau. Selain berbeda ukuran produk ini juga dikemas dalam 2 wadah yang berbeda dimana satu menggunakan paper bag sementara yang lainnya menggunakan plastik woven.

  1.   Membutuhkan air lebih sedikit

Dibandingkan dengan produk lain, produk MONAS membutuhkan air dalam jumlah yang lebih sedikit selama tahap pengadukan. Hal ini tentu saja akan mempengaruhi waktu pengeringan sehingga membuat bangunan lebih cepat kering. Menurut situs resminya, produk ini hanya membutuhkan 9-10 liter air per sak agar dapat diaduk dengan rata.

  1.   Daya sebar yang lebih luas

Pada saat Anda melakukan pemasangan, ketebalan aplikasi semen akan sangat berpengaruh terhadap jenis bahan bangunan yang digunakan. Menurut situs resminya, produk ini memiliki daya sebar (coverage) yang bagus saat ketebalan aplikasi mortar mencapai 3 mm dengan tebal bata ringan mencapai 7,5 cm ±13  saat ketebalan bata ringan mencapai 10 cm ± 10 .

  1.   Pull off test sangat baik

Sambungan perekat antar campuran mortar dengan bata ringan harus kuat agar bangunan yang dibuat aman dan kokoh. Untuk menguji kekuatannya biasanya dilakukan pull of test untuk membuktikan kekuatan perekat (mortar) tersebut. Menurut sumber resminya, pull of test produk ini mencapai nilai ˃0,5 N / yang dibuktikan dengan BS EN 12004-2:2017.

  1.   Compressive strength

Kekuatan bahan sederhananya adalah seberapa kuat suatu bahan atau struktur dalam menghadapi beban yang diberikan. Semakin kuat suatu bahan maka kekuatannya akan semakin baik. Produk ini sendiri sudah berhasil mendapatkan sertifikat SNI 03-6825-2002 yang berarti jika produk ini aman dan layak digunakan karena memiliki nilai >8,52 N/.