Apa Saja Keuntungan Memakai Semen Instan untuk Merenovasi Rumah?

Semen instan merupakan material bahan bangunan yang siap pakai, di mana dalam pembuatannya hanya memerlukan air sebagai bahan campurannya. Karena semen instan sudah diberi tambahan material lain, seperti pasir, batu, dan sebagainya, maka penggunaan semen instan ini juga cocok untuk Anda yang sedang ingin menggunakan semen namun tidak dalam jumlah yang banyak.

Contohnya untuk merenovasi rumah, untuk kerusakan-kerusakan kecil yang bisa ditangani sendiri, pasti Anda akan berpikir untuk memperbaikinya sendiri. Anda bisa memakai semen instan ini untuk merenovasi rumah Anda. Menarik, bukan?

Keuntungan Menggunakan Semen Instan saat Renovasi Rumah

Dalam pembuatan semen instan, bahan-bahan campurannya diaduk menggunakan mesin dan dikontrol menggunakan mesin juga. Sehingga, komposisi bahan semen instan, seperti pasir silika, semen, filler, dan aditif dapat dipastikan akan tercampur rata dan sempurna. Takarannya pun sudah ditentukan, sehingga Anda tidak perlu lagi pusing-pusing mengatur takaran bahan campuran untuk membuat semen.

Keuntungan lainnya adalah semen instan ini sangat praktis untuk Anda gunakan. Anda tidak perlu menambahkan bahan lain, hanya menambahkan air pada semen instan, semen pun siap Anda gunakan. Anda pun bisa memilih spesifikasi semen yang dimaksud untuk kebutuhan Anda.

Semen instan ini sudah ditambahkan filler dan bahan aditif, sehingga Anda tidak perlu khawatir akan munculnya retak dinding, retak rambut, atau acian dengan tekstur kasar. Selain itu, semen instan ini juga bersifat elastis, menyesuaikan dengan temperatur atau suhu udara di sekelilingnya, sehingga efek terhadap muai susut bangunan akan menjadi lebih rendah.

Kemudian, semen instan ini bisa digunakan untuk memudahkan proses finishing pada sebuah bangunan. Selain itu, penggunaan cat pada dinding juga dapat dihemat, bahkan dinding juga tidak harus diplamir terlebih dahulu. Jadi, Anda bisa langsung mengamplasnya, kemudian Anda lapisi cat dengan warna yang Anda inginkan.

Cara Pemakaian Semen Instan

Untuk pemakaiannya, semen instan hanya membutuhkan air untuk bahan campurannya. Ada beberapa cara yang bisa Anda ikuti untuk memakai semen instan ini.

Pada cara pemakaiannya, yang perlu diperhatikan adalah rasio atau perbandingan takaran antara jumlah air banding jumlah semen instan. Karena itu, takaran antara semen instan dan air sangat berpengaruh terhadap tingkat kekerasan adonan yang nantinya dapat berpengaruh juga pada kualitas daya tahannya terhadap struktur bangunan.

Dalam merenovasi rumah, misal untuk membuat plesteran dinding kamar mandi, pasti memerlukan kekuatan lapisan plester yang baik agar tidak terjadi rembesan atau kebocoran pada dinding. Dalam hal ini, perbandingan yang digunakan akan lebih besar.

Yang perlu diperhatikan, pada bagian ini, akan ditemukan beberapa kesalahan dalam pencampuran semen instan dan air. Akibat yang bisa muncul adalah tidak sesuainya adonan semen yang dihasilkan. Bisa jadi terlalu cair atau terlalu keras.

Pencampuran bahan pun takarannya harus benar-benar disesuaikan dengan jenis kebutuhan Anda. Seperti untuk merenovasi kamar tidur, kamar mandi, atau dinding luar rumah, tentunya kualitas adonan semen yang dibutuhkan akan berbeda-beda. Poin inilah, yang bisa Anda perhatikan terlebih dahulu sebelum memulai merenovasi rumah menggunakan semen instan.

Pemesanan Semen Instan melalui Mortar Nasional

Jika Anda penasaran lebih lanjut mengenai semen instan ini, Anda bisa mengunjungi situs kami, monas.co.id, untuk mengetahui apa saja produk semen instan yang ada di pasar. Dari sini Anda juga bisa mencari-cari jenis semen instan mana yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Setelah Anda menemukan semen instan yang Anda inginkan, Anda bisa menghubungi nomor yang tertera pada setiap halaman produk untuk melakukan proses pemesanan. Jika Anda sulit menemukannya, Anda bisa mengeklik tombol bergambar telepon di pojok kanan bawah untuk menghubungi kami lebih lanjut via Whatsapp.

Tips Memilih Semen Mortar untuk Plester

Konstruksi bangunan baik di desain rumah hunian ataupun bangunan berskala besar bisa dipastikan membutuhkan produk semen mortar. Mortar memang dikenal sebagai produk semen berbeda karena memiliki karakteristik lebih cepat kering dibandingkan semen biasanya.

 

Maka dari itu, banyak developer menggunakannya untuk membangun konstruksi di skala besar. Sehingga ada beberapa tips terbaik untuk menentukan produk mortar untuk plester dinding lebih kuat dan kokoh.

Memilih Semen Mortar yang Baik

Memiliki Logo SNI

Sudah pasti dari setiap produk mortar untuk kebutuhan plester wajib memiliki standar nasional atau SNI. Banyak kualitas semen terbaik sudah berlabel SNI, sehingga ada beberapa poin penting bisa didapatkan terutama pada kualitas semen. Logo SNI menjadi kebutuhan penting karena memperlihatkan kelayakan mortar, kemudian spesifikasinya juga sudah layak untuk beragam kebutuhan termasuk pada proses plester dinding ataupun bagian lainnya.

 

Lihat Tekstur dan Warna Semen

Memang tidak mudah melihat tekstur mortar sebelum digunakan. Namun, ada baiknya Anda mencoba melihat beberapa contoh produk eceran mortar yang tersedia saat itu. Cek tekstur dan warna semen, karena untuk tekstur terbaik untuk mortar ini memiliki karakter lebih lembut dan mirip seperti butiran debu.

Sedangkan dari warnanya juga terlihat abu-abu serta ada unsur warna kehijauan. Sebisa mungkin Anda menghindari tekstur semen mortar yang sudah sedikit membantu ataupun keras. Kemudian, dari warnanya jangan terlalu gelap karena beberapa kandungan penting di dalam mortar sudah tidak bisa dimaksimalkan untuk proses plester.

 

Usia Semen Mortar

Ada baiknya dari setiap produk mortar memiliki kriteria usianya yang masih baru diproduksi. Ada jangka waktu produksi dan juga pengiriman membuat kualitas semen jadi berkurang. Untuk itulah mayoritas semen akan dikemas sesuai prosedur, kemudian beratnya juga hampir sama. Dari sinilah usia semen harus dicermati kembali. Jangan sampai Anda mendapatkan semen dengan usia sudah cukup lama tersimpan di dalam gudang.

 

Cek Penyimpanan Semen Mortar

Kualitas dari tempat penyimpanan produk semen mortar juga menjadi bahan pertimbangan akan kualitasnya. Hingga sekarang produk mortar ini sangat diandalkan untuk plester dinding. Bahkan untuk kriteria tempat penyimpanan mortar harus benar-benar sesuai kriteria dan tidak terlalu lembab.

Perubahan suhu akan membuat tekstur semen menjadi kurang baik. Bahkan nantinya akan berdampak besar pada perubahan kualitas semen untuk kebutuhan plester.

 

Cek Kemasan Semen Mortar

Berikutnya pastikan juga akses produk mortar dari kemasannya. Tidak hanya mengecek dari logo SNI saja, namun kelengkapan informasi baik itu berat semen, dan juga kesempurnaan kemasan semen akan membuahkan manfaat mengenai standar kualitas kemasan semen. Perubahan dan pengembangan kemasan semen mortar sangatlah menguntungkan bagi konsumen. Sehingga ada beberapa poin penting untuk mencermati kualitas kemasan semen lebih maksimal.

 

Melihat Daftar Merk Semen Paling Banyak Dibeli

Jika kita melihat berbagai daftar merk serta kualitas semen memang selalu diperhatikan sebelum membeli produk mortar. Cek daftar merk terbaik mortar, kemudian di dalam kualitasnya benar-benar mampu memberikan sarana tepat untuk semua konsumen untuk mendapatkan produk paling umum dibeli serta kualitasnya lebih baik.

 

Menentukan produk semen mortar bisa dipastikan membuahkan sarana-sarana paling tepat untuk plester dinding dan bagian lainnya. Untuk itulah konsep penggunaan mortar yang lebih cepat kering dibandingkan semen biasa. Bahkan sekarang penggunaan mortar untuk kebutuhan plester sudah mendominasi, sehingga harganya pun tidak jauh berbeda meskipun kualitasnya hampir sama di beberapa merk mortar.

 

Tips Menggunakan Semen Mortar Dan Batu Bata Ringan Untuk Bangunan

Untuk menghemat proses pembangunan rumah Anda bisa menggunakan bahan semen instan yang berkualitas unggulan. Untuk itu Anda memerlukan tips menggunakan semen mortar dan batu bata ringan untuk bangunan agar bisa mengaplikasikannya dengan baik dan tepat. Jika Anda mampu mengaplikasikannya dengan baik, maka bangunan akan kuat dan tahan lama.

 

Inilah tips menggunakan semen mortar dan batu bata ringan untuk bangunan

Semen mortar dan batu batu bata ringan merupakan komposisi bahan bangunan yang bisa dibilang unggulan. Selain mudah dalam pemasangan, bahan ini sudah memiliki komposisi bahan yang pas, Anda hanya perlu mencampurkannya dengan sedikit air saja. Namun saat mengaplikasikannya, Anda perlu memperhatikan tips menggunakan semen mortar dan batu bata ringan dibawah ini agar sesuai.

  1. Pastikan komposisi air pada mortar telah sesuai

Mortar merupakan bahan semen instan yang sudah memiliki komposisi yang lengkap. Dengan begitu Anda tidak perlu mencampurnya lagi dengan bahan lain seperti pasir atau yang lainnya. Anda hanya perlu mencampurkan mortar dengan komposisi air yang pas. Untuk komposisi penggunaan air dan mortar yang ideal adalah 1:2. Pastikan bentuk adukannya kental dan tidak cair.

  1. Rendam batu bata ringan 1 jam sebelum digunakan

Untuk bisa menjaga kualitas batu bata ringan agar tidak mudah retak dan bisa tetap kokoh diperlukan kelembaban yang pas. Untuk menjaga kelembaban tersebut sebaiknya Anda rendam batu bata ringan di dalam tangki berisikan air. Cara ini akan membuat kualitas batu bata ringan lebih bagus dan mudah dipasang. Dengan begitu maka bahan bangunan akan tetap terjamin kualitasnya.

 

  1. Buatlah ketebalan pemasangan sekitar 1-3 mm

Saat memasang batu bata, disarankan untuk memperhatikan ketebalan semen yang digunakan. Ketebalan semen tidak boleh melebihi 1-3 mm. Pemakaian semen yang berlebihan akan membuat semen terjatuh sia-sia selama proses pengeringan. Kondisi ini bisa membuat dinding menjadi tidak rata. Hal akan menyulitkan proses plesteran nantinya. Untuk itu perhatikan ketebalan semen dengan tepat.

 

  1. Buatlah garis untuk pedoman pemasangan

Untuk mempermudah proses pemasangan nantinya, sebaiknya Anda buatlah garis pedoman terlebih dahulu. Garis ini dibuat sebagai pengikat antara lapisan batu bata ringan agar bisa tetap kokoh. Banyak sekali cara pemasangan garis pedoman yang bisa Anda tiru, namun kebanyakan yang sering digunakan adalah bentuk setengah batu bata. Dimana garis dipasang pada posisi tengah batu.

 

  1. Basahi batu bata ringan sebelum memulai proses plesteran

Setelah proses pemasangan selesai, Anda harus menunggu beberapa saat terlebih dahulu sampai semen benar-benar kering sebelum memulai proses plesteran. Satu hari sebelum melakukan plesteran, basahi dinding terlebih dahulu. Saat ingin memulai proses plesteran Anda juga harus membasahi permukaan dinding terlebih dahulu baru memulai proses plesterannya.

 

  1. Tetap basahi bagian dinding selama 3 hari berturut-turut

Air merupakan komponen yang penting untuk meningkatkan kekuatan semen dan menjaga proses plesteran bisa selesai dengan tepat. Basahi dinding sehari sekali selama kira-kira 3 hari. Proses ini penting dilakukan agar dinding tidak mudah retak dan bisa digunakan untuk jangka waktu yang lama.

 

Demikianlah tips menggunakan semen mortar dan batu bata ringan yang tepat. Dengan adanya panduan ini, Anda bisa lebih memperhatikan proses pemasangannya agar hasilnya pun bisa memuaskan. Selain itu Anda tidak boleh memasang bahan bangunan secara buru-buru, karena memang membutuhkan waktu yang cukup lama untuk memastikan kualitasnya agar tetap kokoh dan tidak mudah rusak.